Sebagian data yang diklaim Malaysia:
1.Batik
2.Tari Pendet
3.Wayang Kulit
4.Angklung
5.Reog Ponorogo
6.Kuda Lumping
7.Keris
8.Rendang Padang
9.Lagu Bengawan Solo
10.Tari Piring
Minggu, 27 September 2009
Jumat, 25 September 2009
PENGALAMAN SENI SELAMA LIBUR
Nama:Lola novita Hendra
Kelas:X.2
G.B.S:Ronaldo rozalino S.Sn
Selama libur tidak banyak yang saya lakukan.pengalaman seni saya selama libur yaitu mendengarkan & menonton acara musik.Musik....?siapa sih yang ga' suka?
Saya suka musik karena bisa menghibur saya dalam keadaan apapun.saya sangat suka musik,musik yang saya suka yaitu musik pop.
Acara musik yang saya gemari yaitu Inbox di SCTV & Dahsyat di RCTI.Selama libur saya juga melihat pawai obor didesa saya sambil mengumandangkan takbir.Hanya itulah pengalaman seni selama libur saya.
Kelas:X.2
G.B.S:Ronaldo rozalino S.Sn
Selama libur tidak banyak yang saya lakukan.pengalaman seni saya selama libur yaitu mendengarkan & menonton acara musik.Musik....?siapa sih yang ga' suka?
Saya suka musik karena bisa menghibur saya dalam keadaan apapun.saya sangat suka musik,musik yang saya suka yaitu musik pop.
Acara musik yang saya gemari yaitu Inbox di SCTV & Dahsyat di RCTI.Selama libur saya juga melihat pawai obor didesa saya sambil mengumandangkan takbir.Hanya itulah pengalaman seni selama libur saya.
Selasa, 15 September 2009
WILAYAH INDONESIA YANG DIKLAIM MALAYSIA
Salah satu wilayah Indonesia yang diklaim Malaysia yaitu Pulau Jemur.Seperti kasus Sipadan dan Ligitan,dua pulau yang berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah berhasil dicaplok oleh Malaysia.Mungkin terinspirasi dari kasus tersebut,kini Malaysia mencoba kembali keberuntungannya mengklaim pulau Indonesia yang terletak di Kepulaun Riau,Pulau Jemur.
Minggu, 16 Agustus 2009
kuansing kota jalur

Pacu Jalur adalah sejenis lomba dayung tradisional khas daerah Kuantan Singingi (Kuansing) yang hingga sekarang masih ada dan berkembang di Propinsi Riau. Lomba dayung ini menggunakan perahu yang terbuat dari kayu gelondongan yang oleh masyarakat sekitar juga sering disebut jalur. Upacara adat khas daerah Kuansing ini diselenggarakan setiap satu tahun sekali untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya pada tanggal 23—26 Agustus. Panjang perahu/jalur yang digunakan dalam lomba ini berkisar antara 25—40 meter dengan jumlah atlet 40—60 orang tiap perahu. Biasanya, festival ini diikuti oleh ratusan perahu dan melibatkan beribu-ribu atlet dayung, serta dikunjungi oleh ratusan ribu penonton baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Konon, kegiatan lomba dayung ini merupakan warisan budaya masyarakat Kuantan Singingi yang telah berlangsung sejak tahun 1900-an. Perahu atau jalur, dahulu, sering dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai sarana transportasi untuk mengangkut hasil bumi atau pun hasil hutan. Kebiasaan menggunakan perahu inilah yang mungkin merupakan cikal bakal kegiatan Pacu Jalur. Pada zaman penjajahan Belanda, Pacu Jalur juga dimanfaatkan oleh pemerintah Belanda untuk memeringati serta memeriahkan hari ulang tahun ratu mereka yang bernama Ratu Wilhelmina. Namun, semenjak Indonesia merdeka, Pacu Jalur berangsur-angsur dijadikan upacara khas untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada awalnya, kegiatan Pacu Jalur hanya diikuti oleh segelintir masyarakat di sekitar daerah Kuantan Singingi. Namun, dalam perkembangannya, kegiatan ini banyak mendapat perhatian dan simpati dari berbagai kawasan, terutama daerah-daerah kawasan Riau dan sekitarnya serta mancanegara. Oleh karena itu, saat ini festival Pacu Jalur tidak hanya milik masyarakat Kuantan Singingi saja, melainkan telah menjadi pesta rakyat milik masyarakat Riau dan kawasan sekitarnya. Festival yang bernuasa tradisional ini telah ditetapkan masuk ke dalam Kalender Pariwisata Nasional (Major Event).
kuansing kota jalur

Jalur adalah sampan berukuran panjang (Long Boat Race) 25-40 M, proses pembuatan Jalur ini dimulai dari musyawarah dan mufakat masyarkat untuk mencari kayu ke hutan. Penebangan kayu harus yang memenuhi persyaratan, baik besar kayu, panjang kayu, umur kayu, dan bahkan dinilai dari marwah kayu itu sendiri yang berada disekitar hutan. Setelah penebangan kayu dilaksanakan, kayu dibentuk setengah jadi dan selanjutnya diangkut kedesa dan dilanjutkan setelah sesampainya di desa dan siap untuk dilayur (diasapi).
Dalam proses pengasapan jalur tadi, masyarakat yang punya hajatan disuguhkan makanan khas Kuantan Singingi dan diselingi dengan kegiatan kesenian tradisonal. Pacu jalur merupakan pesta Budaya Rakyat yang dilaksanakan tanggal 21-24 Agustus setip tahunnya. Pesta budaya rakyat ini telah menjadi Event Nasional dan diikuti oleh Kabupaten-Kota se-Propinsi Riau, Propinsi tetangga, bahkan diikuti oleh negara jiran Malaysia, Brunei dan Singafore. Antusias pengunjung sangat tinggi untuk menyaksikan Pacu Jalur, apalagi kalau ada yang diunggulkan. Disamping nilai budaya yang sangat unik, baik entuk Jalur, cara memacukan mempunyai makna dan harus didukung stamina yang prima
13 juli,, semarak pacu jalur mulai dirasakan oleh masyarakat kuansing,,,""
pacu jalur yang merupakan tradisi turun temurun tersebut diadakan di dua lokasi yaitu di kecamatan baserah dan puncaknya diadakan di tepian narosa Taluk Kuantan.
pacu jalur ini disambut dengan meriah,,,
Langganan:
Postingan (Atom)

